Businesslifes.com – IHSG hari ini (Indeks Harga Saham Gabungan) melanjutkan tren positifnya pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 21 Oktober 2025. Setelah bergerak fluktuatif sepanjang hari, IHSG berhasil ditutup di zona hijau, didorong oleh sentimen positif dari bursa regional dan penguatan saham-saham berkapitalisasi besar.
Pada penutupan sesi II, IHSG tercatat menguat signifikan sebesar 1,63% atau 131,49 poin ke level 8.220,47. Kenaikan ini menandai optimisme pasar di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang terus berkembang.
Berikut adalah rincian lengkap mengenai pergerakan pasar saham Indonesia hari ini, analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya, serta proyeksi untuk perdagangan selanjutnya.
๐ Rangkuman Perdagangan IHSG Hari Ini

Perdagangan hari ini dibuka dengan optimisme, di mana IHSG langsung melesat ke level 8.165,69, lebih tinggi dari penutupan hari sebelumnya di 8.088,98. Indeks sempat menyentuh level tertinggi hariannya di 8.238,08 sebelum akhirnya ditutup dengan penguatan solid.
Berikut adalah data statistik utama penutupan IHSG hari ini
| Indikator | Nilai |
| Penutupan (Close) | 8.220,47 |
| Pembukaan (Open) | 8.165,69 |
| Tertinggi (High) | 8.238,08 |
| Terendah (Low) | 8.161,19 |
| Perubahan (Poin) | +131,49 |
| Perubahan (%) | +1,63% |
| Penutupan Sebelumnya | 8.088,98 |
Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung positif, dengan mayoritas saham mengalami kenaikan. Sektor transportasi dan infrastruktur menjadi beberapa penopang utama kenaikan indeks hari ini, menunjukkan adanya aliran dana investor ke sektor-sektor yang dianggap prospektif.
๐ Analisis Mendalam: Faktor Pendorong Penguatan IHSG
Kinerja impresif IHSG hari ini tidak terlepas dari kombinasi berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam negeri (domestik) maupun dari luar negeri (eksternal).
Sentimen Eksternal yang Mendukung IHSG Hari Ini
- Bursa Regional Menghijau: Pasar saham utama di Asia, seperti bursa Hong Kong dan China, menunjukkan kinerja positif. Penguatan ini dipicu oleh optimisme baru terkait potensi kesepakatan dagang yang dapat meredakan ketegangan geopolitik dan mendorong pertumbuhan ekonomi global.
- Stabilitas Pasar Global: Meskipun bursa Wall Street bergerak variatif, tidak ada guncangan signifikan yang memberikan sentimen negatif ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Stabilitas ini memberikan ruang bagi IHSG untuk bergerak naik berdasarkan faktor fundamental domestik.
Katalis Positif dari Dalam Negeri
- Prospek Ekonomi yang Stabil: Kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga. Proyeksi pertumbuhan ekonomi yang stabil dan terkendalinya inflasi menjadi fondasi kuat yang menopang pasar saham.
- Aksi Korporasi dan Kinerja Emiten: Beberapa emiten berkapitalisasi besar (blue chip), terutama di sektor perbankan dan sumber daya alam, menjadi motor penggerak utama. Rilis kinerja keuangan kuartal III yang solid dari beberapa perusahaan turut mendongkrak optimisme pelaku pasar.
- Aliran Dana Investor: Penguatan IHSG juga didukung oleh aksi beli investor, baik domestik maupun asing, yang memanfaatkan momentum untuk mengakumulasi saham-saham unggulan yang harganya masih dianggap menarik.
Faktor Lain yang Perlu Diperhatikan
- Nilai Tukar Rupiah: Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS tetap menjadi sorotan. Pada hari ini, Rupiah terpantau sedikit melemah dan ditutup di kisaran Rp 16.587 per Dolar AS. Meskipun melemah tipis, stabilitasnya masih dalam rentang yang dapat diterima pasar.
- Harga Komoditas: Harga beberapa komoditas andalan Indonesia menunjukkan pergerakan yang beragam. Harga minyak mentah dunia (Brent) berada di level $60.98 per barel, sementara harga batu bara acuan berada di sekitar $104 per metrik ton. Fluktuasi harga komoditas ini secara langsung memengaruhi saham-saham di sektor energi dan pertambangan.
Baca Juga: 5 Tips Jitu Menjaga Rekening Bank Aman di 2025 (Waspada Modus Penipuan APK dan Phishing!)

๐ Saham-saham Penggerak Pasar (Market Movers)
Beberapa saham menunjukkan pergerakan yang sangat signifikan dan menjadi pusat perhatian investor pada perdagangan hari ini.
Top Gainers (Saham Paling Untung)
Berikut adalah beberapa saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (berdasarkan data sesi I):
- PT City Retail Developments Tbk (NIRO): Meroket hingga +34,71%
- PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS): Melonjak +25%
- PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM): Naik +25%
Di jajaran saham unggulan (LQ45), saham-saham seperti BBCA, MDKA, dan ADMR juga menjadi motor pendorong utama indeks.
Top Losers (Saham Paling Merugi)
Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual yang kuat, di antaranya:
- PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL): Terkoreksi -15%
- PT Multipolar Technology Tbk (UANG): Turun -14,99%
- PT Dana Brata Luhur Tbk (HOPE): Melemah -14,98%
๐ฎ Proyeksi dan Outlook IHSG untuk Perdagangan Berikutnya
Dengan penutupan yang kuat di atas level psikologis 8.200, IHSG menunjukkan sinyal teknikal yang positif untuk jangka pendek. Para analis memperkirakan bahwa indeks berpotensi melanjutkan penguatannya, meskipun perlu waspada terhadap aksi ambil untung (profit taking).
- Level Support: Level support terdekat untuk IHSG berada di kisaran 8.150. Jika terjadi koreksi, level ini akan menjadi ujian pertama bagi kekuatan tren naik.
- Level Resistance: Sementara itu, level resistance yang perlu ditembus untuk melanjutkan tren penguatan berada di 8.250.
Investor disarankan untuk tetap memperhatikan perkembangan sentimen global, terutama data ekonomi dari Amerika Serikat dan China, serta pergerakan harga komoditas yang dapat memengaruhi laju IHSG dalam jangka pendek.
โ FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Mengapa IHSG naik hari ini? IHSG naik terutama karena didorong oleh sentimen positif dari bursa regional Asia yang merespons optimisme kesepakatan dagang, serta didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang kuat dan penguatan saham-saham blue chip.
2. Apa yang dimaksud dengan level support dan resistance?
- Support adalah batas bawah harga saham atau indeks yang diperkirakan akan menahan penurunan lebih lanjut karena adanya akumulasi minat beli di level tersebut.
- Resistance adalah batas atas harga yang diperkirakan akan menahan kenaikan lebih lanjut karena adanya tekanan jual yang meningkat.
3. Sektor apa yang menarik untuk diperhatikan besok? Dengan momentum saat ini, sektor perbankan, infrastruktur, dan transportasi masih menarik untuk dicermati. Namun, investor harus selalu melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

